Enhance Configuration Manager Performance: Recommended Antivirus Exclusions

Table of Contents

Recommended antivirus exclusions for Configuration Manager Site Servers, Site Systems, and Clients

Artikel ini memberikan rekomendasi pengecualian antivirus yang penting untuk menjaga kinerja dan stabilitas lingkungan Configuration Manager (sekarang dikenal sebagai Microsoft Endpoint Configuration Manager). Ketika perangkat lunak antivirus diimplementasikan bersamaan dengan Configuration Manager, interaksi antara keduanya dapat menyebabkan berbagai masalah yang memengaruhi fungsionalitas dan efisiensi sistem. Artikel ini bertujuan untuk membantu administrator sistem dalam mengidentifikasi dan menerapkan pengecualian antivirus yang tepat untuk server situs Configuration Manager, sistem situs, dan klien. Dengan menerapkan pengecualian ini, organisasi dapat meminimalkan potensi konflik dan memastikan kelancaran operasi Configuration Manager.

Summary

Penting untuk memahami bahwa perlindungan real-time antivirus, meskipun penting untuk keamanan secara keseluruhan, dapat secara tidak sengaja mengganggu operasi normal Configuration Manager. Gangguan ini dapat bermanifestasi dalam berbagai masalah, mulai dari kegagalan instalasi komponen hingga informasi inventaris yang tidak akurat dan masalah penyebaran perangkat lunak. Untuk mengatasi potensi konflik ini, disarankan untuk menerapkan pengecualian antivirus tertentu yang ditargetkan pada folder, file, dan proses Configuration Manager.

Prosedur yang direkomendasikan dalam artikel ini dirancang untuk dievaluasi secara temporer pada sistem yang menjalankan Configuration Manager. Tujuannya adalah untuk menilai apakah kinerja atau stabilitas sistem meningkat dengan penerapan pengecualian ini. Jika peningkatan signifikan diamati setelah menerapkan pengecualian, ini menunjukkan bahwa perangkat lunak antivirus mungkin menjadi faktor yang berkontribusi terhadap masalah kinerja atau stabilitas. Dalam skenario seperti itu, disarankan untuk menghubungi vendor perangkat lunak antivirus untuk mendapatkan panduan lebih lanjut atau versi perangkat lunak antivirus yang diperbarui yang kompatibel dengan Configuration Manager.

Gejala umum yang mungkin mengindikasikan konflik antivirus dalam lingkungan Configuration Manager meliputi:

  • Komponen sistem situs jarak jauh gagal diinstal: File log Configuration Manager seperti SiteComp.log, Distmgr.log, dan hman.log mungkin mencatat kesalahan, seringkali dengan kode kesalahan 80070005, yang menunjukkan masalah akses atau izin yang dapat disebabkan oleh perangkat lunak antivirus yang menghalangi instalasi komponen yang diperlukan.
  • Klien Configuration Manager gagal diinstal melalui push klien: Proses push klien, yang digunakan untuk menginstal klien Configuration Manager pada perangkat, mungkin terganggu oleh perangkat lunak antivirus. Ini dapat mencegah klien diinstal dengan benar, sehingga perangkat tidak dapat dikelola oleh Configuration Manager.
  • Informasi inventaris klien tidak akurat, hilang, atau kedaluwarsa: Perangkat lunak antivirus dapat mengganggu proses inventaris klien Configuration Manager. Ini dapat mengakibatkan informasi inventaris yang tidak lengkap atau tidak akurat, yang dapat memengaruhi kemampuan administrator untuk secara efektif melacak dan mengelola perangkat dalam lingkungan.
  • Backlog terjadi di folder \\Inboxes di server situs: Folder Inboxes di server situs Configuration Manager digunakan untuk memproses berbagai jenis data. Perangkat lunak antivirus yang secara aktif memindai folder-folder ini dapat menyebabkan penundaan dalam pemrosesan data, yang menyebabkan backlog dan masalah kinerja.
  • Backlog terjadi di subfolder \\MP\\Outboxes di titik manajemen (MP): Titik manajemen digunakan untuk komunikasi antara klien dan server situs. Pemindaian antivirus pada folder Outboxes titik manajemen dapat memperlambat komunikasi ini, menyebabkan backlog dan masalah kinerja klien.
  • Software Center tidak terisi dengan perangkat lunak yang disebarkan atau tidak dimulai: Software Center adalah antarmuka pengguna klien yang memungkinkan pengguna menginstal perangkat lunak yang disebarkan. Perangkat lunak antivirus dapat mengganggu fungsionalitas Software Center, mencegahnya diisi dengan benar atau bahkan mencegahnya dimulai sama sekali. File CCMRepair.log mungkin mencatat kesalahan yang menunjukkan masalah database yang disebabkan oleh antivirus.
  • Perangkat lunak yang disebarkan ke klien gagal diinstal: Penyebaran perangkat lunak ke klien dapat terganggu oleh perangkat lunak antivirus. Ini dapat mengakibatkan kegagalan instalasi perangkat lunak, yang memengaruhi kemampuan organisasi untuk menyebarkan pembaruan dan aplikasi penting.
  • Data kepatuhan untuk penyebaran perangkat lunak tidak akurat: Configuration Manager melacak kepatuhan perangkat lunak untuk memastikan bahwa perangkat memenuhi standar yang ditentukan. Perangkat lunak antivirus dapat mengganggu pengumpulan data kepatuhan, yang mengarah pada informasi kepatuhan yang tidak akurat dan potensi masalah dalam pelaporan dan penegakan kepatuhan.

Default Installation Folders

Untuk menerapkan pengecualian antivirus yang direkomendasikan secara efektif, penting untuk memahami jalur instalasi default untuk berbagai komponen Configuration Manager. Jalur-jalur ini digunakan sebagai variabel dalam pengecualian yang ditentukan dalam artikel ini. Tabel berikut merangkum folder instalasi default dan variabel terkait yang digunakan untuk mereferensikannya:

Folder Instalasi Path
Folder Instalasi ConfigMgr %ProgramFiles%\\Microsoft Configuration Manager
Folder Instalasi MP %ProgramFiles%\\SMS_CCM
Folder Instalasi Klien %Windir%\\CCM
ContentLib_drive Jalur akan bervariasi. Jalur default adalah drive C:\\.

Memahami jalur folder instalasi default ini sangat penting untuk mengkonfigurasi pengecualian antivirus dengan benar. Pengecualian biasanya ditentukan menggunakan variabel ini untuk memastikan bahwa pengecualian tetap valid bahkan jika jalur instalasi default diubah selama instalasi Configuration Manager.

Exclusions

Bagian berikut menguraikan pengecualian antivirus yang direkomendasikan untuk berbagai komponen Configuration Manager. Pengecualian ini dikategorikan berdasarkan jenis komponen, termasuk server situs, sistem situs, dan klien. Sangat penting untuk menerapkan pengecualian yang sesuai untuk setiap komponen untuk memastikan kinerja dan stabilitas optimal.

Folder Exclusions for Site Servers

Server situs Configuration Manager adalah jantung dari hierarki Configuration Manager. Ini bertanggung jawab untuk berbagai fungsi penting, termasuk manajemen situs, pemrosesan data, dan replikasi. Untuk mencegah perangkat lunak antivirus mengganggu operasi server situs, pengecualian folder berikut direkomendasikan:

  • ConfigMgr installation folder\\Inboxes: Folder Inboxes digunakan oleh server situs untuk memproses berbagai jenis data, seperti rekaman penemuan, status inventaris, dan pesan status. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat menyebabkan penundaan dalam pemrosesan data dan backlog.
  • ConfigMgr installation folder\\Logs: Folder Logs berisi file log yang digunakan oleh Configuration Manager untuk mencatat berbagai aktivitas dan kesalahan. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat menyebabkan penguncian file log, yang dapat menghambat kemampuan Configuration Manager untuk menulis ke log dan dapat menyebabkan masalah kinerja.
  • ConfigMgr installation folder\\EasySetupPayload: Folder EasySetupPayload digunakan selama proses pembaruan dan peningkatan Configuration Manager. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu proses pembaruan dan peningkatan.
  • ContentLib_drive\\SCCMContentLib: Pustaka konten Configuration Manager menyimpan semua konten untuk penyebaran perangkat lunak, seperti aplikasi, paket, dan pembaruan perangkat lunak. Pemindaian antivirus pada pustaka konten dapat menyebabkan masalah kinerja selama penyebaran konten ke titik distribusi dan klien.

Penting untuk dicatat bahwa jika pustaka konten jarak jauh dikonfigurasi, folder SCCMContentLib tidak akan berada di server situs. Dalam skenario seperti itu, pengecualian harus diterapkan pada lokasi pustaka konten jarak jauh.

Folder Exclusions for Site Systems

Sistem situs Configuration Manager adalah peran server yang diperluas yang mendukung fungsionalitas Configuration Manager. Sistem situs yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda dan memerlukan set pengecualian antivirus yang berbeda.

Management Points

Titik manajemen (MP) adalah sistem situs yang berkomunikasi dengan klien Configuration Manager dan menyediakan layanan kebijakan dan lokasi konten. Pengecualian folder berikut direkomendasikan untuk titik manajemen:

  • MP installation folder\\ServiceData: Folder ServiceData digunakan oleh titik manajemen untuk menyimpan data layanan. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu operasi titik manajemen.
  • ConfigMgr installation folder\\MP\\OUTBOXES atau Installation drive\\SMS\\MP\\OUTBOXES: Folder OUTBOXES digunakan oleh titik manajemen untuk menyimpan pesan keluar untuk server situs. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat menyebabkan penundaan dalam komunikasi antara titik manajemen dan server situs. Lokasi pasti folder OUTBOXES dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi instalasi Configuration Manager.

Distribution Points

Titik distribusi (DP) adalah sistem situs yang menyimpan konten untuk penyebaran perangkat lunak dan mendistribusikan konten ini ke klien. Pengecualian folder berikut direkomendasikan untuk titik distribusi:

  • Client installation folder\\ServiceData: Folder ServiceData di titik distribusi digunakan untuk menyimpan data layanan klien. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu operasi titik distribusi.
  • ContentLib_drive\\SCCMContentLib: Seperti disebutkan sebelumnya, pustaka konten menyimpan semua konten penyebaran perangkat lunak. Pengecualian ini memastikan bahwa pemindaian antivirus tidak mengganggu akses ke konten penyebaran pada titik distribusi.
  • ContentLib_drive\\SMS_DP$: Folder SMS_DP$ digunakan oleh titik distribusi untuk menyimpan data terkait titik distribusi. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu operasi titik distribusi.
  • ContentLib_drive\\SMSPKGDrive_Letter$: Folder SMSPKGDrive_Letter$ digunakan oleh titik distribusi untuk menyimpan paket perangkat lunak. Drive_Letter adalah huruf drive tempat paket perangkat lunak disimpan. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat menyebabkan masalah kinerja selama penyebaran paket perangkat lunak.
  • ContentLib_drive\\SMSPKG: Folder SMSPKG adalah folder alternatif yang digunakan oleh titik distribusi untuk menyimpan paket perangkat lunak. Pengecualian ini memastikan bahwa pemindaian antivirus tidak mengganggu akses ke paket perangkat lunak.
  • ContentLib_drive\\SMSPKGSIG: Folder SMSPKGSIG berisi file tanda tangan untuk paket perangkat lunak. File tanda tangan ini digunakan untuk memverifikasi integritas paket perangkat lunak. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu verifikasi integritas paket perangkat lunak.
  • ContentLib_drive\\SMSSIG$: Folder SMSSIG$ berisi file tanda tangan untuk konten penyebaran perangkat lunak lainnya. Pengecualian ini memastikan bahwa pemindaian antivirus tidak mengganggu verifikasi integritas konten penyebaran perangkat lunak.

Site Database Servers

Server database situs Configuration Manager menghosting database situs, yang menyimpan semua data untuk hierarki Configuration Manager. Rekomendasi untuk pengecualian antivirus di server database situs dirinci dalam artikel terpisah: Cara memilih perangkat lunak antivirus untuk dijalankan di komputer yang menjalankan SQL Server. Artikel ini memberikan panduan khusus tentang mengkonfigurasi perangkat lunak antivirus untuk server SQL Server untuk meminimalkan konflik dan memastikan kinerja optimal.

Folder Exclusions for Clients

Klien Configuration Manager diinstal pada perangkat yang dikelola dan memungkinkan perangkat untuk berkomunikasi dengan hierarki Configuration Manager. Pengecualian folder berikut direkomendasikan untuk klien Configuration Manager:

  • Client installation folder\\*.sdf: File .sdf adalah file database SQL Server Compact yang digunakan oleh klien Configuration Manager untuk menyimpan data klien. Pemindaian antivirus pada file-file ini dapat menyebabkan penguncian database dan masalah kinerja klien.
  • Client installation folder\\ServiceData: Folder ServiceData digunakan oleh klien Configuration Manager untuk menyimpan data layanan klien. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu operasi klien.
  • Client installation folder\\ScriptStore: Folder ScriptStore digunakan oleh klien Configuration Manager untuk menyimpan skrip. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu eksekusi skrip.
  • C:\\Windows\\CCMCache: Cache klien Configuration Manager digunakan untuk menyimpan konten yang diunduh untuk penyebaran perangkat lunak. Pengecualian folder cache memastikan bahwa pemindaian antivirus tidak mengganggu akses ke konten yang di-cache, yang dapat meningkatkan kecepatan penyebaran perangkat lunak.
  • C:\\Windows\\CCMSetup: Folder CCMSetup digunakan selama proses instalasi klien Configuration Manager. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu proses instalasi klien.
  • Client installation folder\\Logs: Folder Logs pada klien Configuration Manager berisi file log yang digunakan untuk mencatat berbagai aktivitas dan kesalahan klien. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat menyebabkan penguncian file log dan masalah kinerja klien.
  • C:\\Windows\\Setup\\Scripts: Folder Scripts di direktori C:\\Windows\\Setup digunakan selama proses peningkatan sistem operasi. Pengecualian folder ini memastikan bahwa pemindaian antivirus tidak mengganggu eksekusi skrip selama peningkatan sistem operasi.
  • C:\\Windows\\SMSTSPostUpgrade: Folder SMSTSPostUpgrade digunakan oleh klien Configuration Manager selama proses peningkatan tugas urutan. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat mengganggu proses pasca-peningkatan tugas urutan.
  • C:\\Program Files\\Microsoft Policy Platform\\authorityDb\\*.sdf: File .sdf di folder authorityDb digunakan oleh Platform Kebijakan Microsoft. Pemindaian antivirus pada file-file ini dapat menyebabkan masalah dengan Platform Kebijakan Microsoft, yang digunakan oleh Configuration Manager untuk manajemen kebijakan.
  • Client installation folder\\temp: Folder temp digunakan oleh klien Configuration Manager untuk menyimpan file sementara. Pemindaian antivirus pada folder ini dapat menyebabkan masalah kinerja klien.

File Exclusions for MPs

Selain pengecualian folder, pengecualian file berikut direkomendasikan khusus untuk titik manajemen:

  • POL00000.pol di MP installation folder\\PolReqStaging: File POL00000.pol digunakan oleh titik manajemen untuk menyimpan permintaan kebijakan. Pemindaian antivirus pada file ini dapat mengganggu pemrosesan permintaan kebijakan.

Don’t Scan Outgoing Files on MPs

Sebagian besar perangkat lunak antivirus menawarkan opsi untuk memindai file yang disalin ke lokasi jarak jauh (file keluar). Opsi ini harus dinonaktifkan pada titik manajemen. Memindai file keluar pada titik manajemen dapat menyebabkan masalah kinerja dan dapat mengganggu komunikasi antara titik manajemen dan klien.

Untuk Windows Defender, kebijakan terkait adalah Konfigurasikan pemantauan untuk aktivitas file dan program masuk dan keluar. Kebijakan ini harus diatur ke Pindai hanya file masuk pada titik manajemen. Mengkonfigurasi pengaturan ini memastikan bahwa hanya file masuk yang dipindai, meminimalkan dampak kinerja dan potensi konflik dengan operasi titik manajemen. Informasi lebih lanjut tentang mengkonfigurasi Windows Defender dapat ditemukan di Aktifkan dan konfigurasikan perlindungan selalu aktif Windows Defender Antivirus dalam Kebijakan Grup.

Process Exclusions

Pengecualian proses diperlukan hanya jika program antivirus agresif menganggap file executable Configuration Manager (.exe) sebagai proses berisiko tinggi. Dalam kebanyakan kasus, pengecualian folder dan file yang dijelaskan sebelumnya sudah cukup untuk mengatasi potensi konflik antivirus. Namun, jika masalah kinerja atau stabilitas terus berlanjut, pengecualian proses berikut dapat dipertimbangkan.

Site and Site Systems

Pengecualian proses berikut direkomendasikan untuk server situs dan sistem situs Configuration Manager:

  • ConfigMgr installation folder\\bin\\x64\\Smsexec.exe: Proses Smsexec.exe adalah layanan utama Configuration Manager yang bertanggung jawab untuk berbagai fungsi, termasuk manajemen situs, penyebaran perangkat lunak, dan pengumpulan inventaris.
  • ConfigMgr installation folder\\bin\\x64\\Sitecomp.exe: Proses Sitecomp.exe bertanggung jawab untuk pemeliharaan situs dan tugas konfigurasi.
  • ConfigMgr installation folder\\bin\\x64\\Smswriter.exe (server situs saja): Proses Smswriter.exe digunakan untuk layanan VSS Writer Configuration Manager, yang memungkinkan pencadangan dan pemulihan database situs Configuration Manager.
  • ConfigMgr installation folder\\bin\\x64\\Cmupdate.exe (server situs saja): Proses Cmupdate.exe digunakan untuk pembaruan dan peningkatan Configuration Manager.
  • ConfigMgr installation folder\\bin\\x64\\Smssqlbkup.exe, atau SQLFQDN\\bin\\x64\\Smssqlbkup.exe (server database situs saja): Proses Smssqlbkup.exe digunakan untuk pencadangan database situs Configuration Manager. Lokasi pasti file executable dapat bervariasi tergantung pada konfigurasi SQL Server.
  • MP installation folder\\Ccmexec.exe: Proses Ccmexec.exe adalah proses klien Configuration Manager yang berjalan di titik manajemen dan bertanggung jawab untuk komunikasi klien dan layanan titik manajemen.

Client

Pengecualian proses berikut direkomendasikan untuk klien Configuration Manager:

  • Client installation folder\\Ccmexec.exe: Proses Ccmexec.exe adalah layanan utama klien Configuration Manager yang bertanggung jawab untuk berbagai fungsi klien, termasuk pengambilan kebijakan, penyebaran perangkat lunak, dan pengumpulan inventaris.
  • Client installation folder\\Ccmrepair.exe: Proses Ccmrepair.exe digunakan untuk memperbaiki klien Configuration Manager.
  • Client installation folder\\ScClient.exe: Proses ScClient.exe digunakan untuk Software Center klien Configuration Manager.
  • Client installation folder\\CcmAADBroker.exe: Proses CcmAADBroker.exe digunakan untuk integrasi Azure Active Directory klien Configuration Manager.
  • Client installation folder\\RemCtrl\\CmRcService.exe: Proses CmRcService.exe digunakan untuk fungsi kontrol jarak jauh Configuration Manager.
  • %windir%\\CCMSetup\\Ccmsetup.exe: Proses Ccmsetup.exe digunakan untuk instalasi klien Configuration Manager.
  • %windir%\\CCMSetup\\autoupgrade\\Ccmsetup*.exe: Proses Ccmsetup*.exe digunakan untuk peningkatan otomatis klien Configuration Manager.

References

Untuk informasi lebih lanjut tentang pengecualian antivirus dan Configuration Manager, lihat sumber daya berikut:

Dengan menerapkan pengecualian antivirus yang direkomendasikan yang diuraikan dalam artikel ini, administrator sistem dapat secara signifikan meningkatkan kinerja dan stabilitas lingkungan Configuration Manager mereka. Pengecualian ini membantu mencegah konflik antara perangkat lunak antivirus dan Configuration Manager, memastikan kelancaran operasi dan manajemen perangkat yang efektif.

Jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah jika Anda memiliki pertanyaan atau pengalaman tambahan terkait pengecualian antivirus untuk Configuration Manager!

Post a Comment